phone-icon 021 - 56972987      callcenter-icon 0813 - 61114444 24jam
Menu-Utama separator Menu-Produk separator Menu-Layanan separator Menu-Berita separator Menu-Tim-Sales separator Menu-Kontak
 
Berita seputar futsal dan lapangan olah raga lainnya

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN RUMPUT SINTETIS UNTUK LAPANGAN FUTSAL

Keuntungan-menggunakan-rumput-sintetik
Memilih rumput sintetis sebagai lantai untuk lapangan futsal memang tidak mudah. Namun, jika dapat merawatnya, investasi yang dikeluarkan tentu akan sesuai dengan keuntungan yang diperoleh. Disamping itu, dengan menggunakan rumput sintetis kita bisa memperoleh beberapa keuntungan dibanding rumput asli ataupun bahan bermaterial lainnya.
Terdapat beberapa keuntungan yang akan kita dapatkan jika menggunakan rumput sintetis dalam pengaplikasian dalam lapangan futsal, diantaranya :

1. Tahan terhadap cuaca
Dengan menggunakan rumput sintetis untuk lapangan indoor, perubahan cuaca yang mendadak sekalipun tidak akan menjadi masalah.

2. Biaya perawatan murah
Dibanding menggunakan rumput asli, tentu akan lebih ekonomins jika menggunakan rumput sintetis. Biaya perawatannya pun tidak serumit dibanding rumput asli.

3. Kenyamanan dalam bermain
Tidak sedikit yang tidak menyadari jika kelebihan bermain futsal diatas rumput sintetis adalah kenyamanannya. Dengan "rasa" rumput seperti aslinya, rumput sintetis tidak akan mengotori baju pemain akibat tanah dan debu.

4. Cocok untuk indoor maupun outdoor
Rumput sintetis bisa dipasang dimanapun, baik itu didalam ruangan maupun diluar ruangan.

5. Tahan lama
Karena dibuat dengan mesin, maka konstruksi dari jahitan rumput sintetis sangat kuat dan tahan terhadap gesekan. Faktor ini juga sangat berpengaruh ke nilai investasi lapangan futsal anda.

6. Tidak cepat memudar
Rumput sintetis akan tetap terlihat segar dan cerah dan tidak mudah pudar.

Itulah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh rumput sintetis. Semoga pemahaman yang kami berikan dapat menjadikan pertimbangan yang baik dalam memilih material yang cocok untuk lapangan futsal anda.....




Kembali ke menu berita